Ferrari Akui Level McLaren Lebih di Atas

TRIBUNNEWS.COM – Tim Kuda Jingkrak, Ferrari akan menghadapi tantangan balapan di kandang mereka sendiri pada race GP F1 Italia di sirkuit Monza, Minggu (9/9/2012). Selain harus memperbaiki performa kecepatan mobil F2012, Fernando Alonso dan Felipe Massa dihadapkan dengan kekuatan McLaren yang terus meningkat dan berada di atas mereka pada saat ini.

Kemenangan yang diraih McLaren dalam dua seri terakhir membuat Ferrari mulai ketar-ketir. Direktur teknik Ferrari, Pat Fry menegaskan bahwa kemenangan beruntun McLaren tersebut menunjukkan bahwa mereka berada di posisi yang lebih tinggi. Mereka telah meningkatkan level kompetitifnya.

Kemenangan Jenson Button di Spa pada hari Minggu lalu melanjutkan kemenangan yang diraih oleh Lewis Hamilton di seri balapan sebelumnya yang digelar di Hongaria sebelum jeda libur musim panas.

Di musim ini, kemenangan beruntun menjadi sorotan dan sangat diperhitungkan oleh semua tim rival. Jarang sekali ada tim yang bisa meraih kemenangan beruntun, apalagi kemenangan ini diraih McLaren dalam kondisi medan balap yang bervariasi.

Perbedaan karakter dari sirkuit Spa dan sirkuit Hongaroring membuat pencapaian McLaren tersebut dianggap sebagai keberhasilan yang semakin impresif. "Dilihat dari sisi teknisnya, hasil dari balapan menunjukkan bahwa McLaren sekarang ini menjadi tim yang sangat kuat. Mereka unggul dalam dua sirkuit yang sangat berbeda seperti Budafest dan Spa. Di sisi lain, kami masih banyak melakukan pekerjaan agar bisa mengimbangi kemampuan dan level mereka," kata Fry di ESPN F1.

"Red Bull juga sudah menjadi tim yang lebih kompetitif, tapi saya pikir Fernando bisa tampil lebih baik dari mereka jika dia bisa menyelesaikan sebuah race. Kami sekarang mulai melihat ke depan menghadapi balapan spesial yaitu race F1 di Monza. Ada dua alasan yaitu karena ini adalah race kandang dari tim Scuderia dan juga karena digelar di trek yang sekarang menjadi trek unik di kalender F1 musim ni dilihat dari karakteristiknya," katanya.

"Sangat sulit untuk menyatakan sekarang kami sedang memiliki tingkat keunggulan paling atas, tapi yang jelas kami akan mengerahkan semuanya untuk meraih keberhasilan kami," katanya.

Setelah menghadapi seri balapan yang tanpa hasil di Spa, Ferrari menghadapi race di Monza, tempat yang sangat ditentukan oleh faktor kecepatan mobil balap. Team Principal Ferrari, Stefano Domenicalli optimistis bahwa Ferrari siap menghadapi tantangan balapan di kandang meski mereka terkendala dengan masalah kecepatan dalam beberapa race sebelumnya.

"Apakah saya yakin? Apa yang saya katakan adalah ini adalah tempat di mana sulit untuk membuat konfigurasi bagi semuanya, jadi kami perlu melihat bagaimana pembalap dan tim yang lain mempersiapkan diri menghadapi Monza," katanya.

"Menurut pandangan saya, cukup tepat jika memperhatikan apa yang terjadi di Belgia. Kami bisa memperbaiki kecepatan, di mana masalah kecepatan ini sangat penting tentunya. Seperti yang kami pahami sampai saat ini, setiap race itu berbeda-beda," katanya.

Menurutnya, hal yang penting disiapkan jelang race F1 di Monza adalah mempersiapkan masalah aerodinamika, rasio gear, dengan set-up. "Sekarang ini semua itu sudah harus diperbaiki karena ini adalah race yang sangat penting buat kami," katanya.

GP F1 Italia merupakan seri Ke-13 dari 20 seri dalam kalender F1 musim ini. Di klasemen sementara, Alonso masih memimpin dengan 164 poin, lebih banyak 24 poin dari pembalap Red Bull, Sebastian Vettel yang berada di posisi kedua.

Sedangkan Dua pembalap McLaren, Lewis Hamilton dan Jenson Button untuk sementara ini masih berada di peringkat lima dan enam. Masing-masing memiliki torehan 117 dan 101 poin.

Mark Webber (Red Bull) dan Kimi Raikkonen (Lotus), berada di peringkat tiga dan empat. Keduanya hanya berbeda satu poin. Webber 132, sedangkan Kimi 131 poin. (Tribunnews/mba)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo! Indonesia di Facebook

Jajak Pendapat

Menurut Anda, berapa lama laga final Liga Champions pada 26 Mei 2013 dinihari waktu Indonesia?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat