Dimata-Matai, Philipp Lahm Tak Khawatir

Kebocoran informasi mengenai strategi dan formasi tim jelang laga membuat kubu Jerman kebakaran jenggot. Pelatih Joachim Low bahkan mengutuk keras orang yang sudah membocorkan informasi penting itu ke media.

Kapten Philipp Lahm juga menyayangkan hal itu bisa terjadi. Baginya, orang dalam yang sudah membocorkan informasi penting tersebut adalah orang yang sudah merusak harapan bangsa.

"Hal itu memang menjadi masalah, saya mengakuinya dan saya pikir semua orang harus mewaspadai kepada siapa informasi tersebut diberikan. Kami sekarang harus lebih berhati-hati," terangnya.

Memang, beberapa jam sebelum laga melawan Yunani di babak perempat-final, formasi kejutan timnas Jerman terkuak oleh publik. Low menuduh ada orang dalam yang sudah membocorkan hal tersebut ke publik.

"Sangat disayangkan ada kebocoran. Semua mendukung kami, jadi merupakan hal yang memalukan bagi susunan tim bisa terpublikasi begitu cepat," lanjut Lahm.

"Yang jadi masalah adalah orang yang sudah melakukan ini karena dia sudah merusak harapan selurung bangsa. Sungguh memalukan, tapi kami tak akan menggunakan detektif untuk mengetahui siapa yang membocorkan hal ini," tandasnya.

Ikuti perkembangan terkini Euro 2012 di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Piala Eropa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Euro 2012.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Yahoo! Indonesia di Facebook

Jajak Pendapat

Menurut Anda, berapa lama laga final Liga Champions pada 26 Mei 2013 dinihari waktu Indonesia?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat