TEMPO.CO, London - Pemain depan timnas Italia dan Manchester City, Mario Balotelli, baru-baru ini menjadi korban rasisme setelah salah satu surat kabar di Italia menggambarkannya seperti King Kong, seekor binatang fiksi gorilla raksasa.
Pada Selasa pagi waktu setempat, Gazetta dello Sport mempublikasikan gambar Balotelli di atas Big Ben, menara jam yang terletak di Gedung Parlemen, di Westminster, London. Pemain berusia 21 tahun itu digambarkan sedang menaiki Big Ben seperti adegan di film King Kong yang memanjat Gedung Empire State di New York.
Hal tersebut berkaitan juga dengan kekalahan Inggris atas Italia, pada Senin lalu. Dalam laga tersebut Balotelli beberapa kali mengancam gawang Inggris. Ia juga berhasil melakukan eksekusi penalti.
Kartunis asal Italia, Valerio Marini, menyatakan bahwa suurat kabar tersebut menggambarkan Balotelli tampil mendominasi atas Inggris. Tapi ratusan pembaca banyak yang memprotes, dan menilai bahwa hal tersebut adalah tindakan rasialis.
»Ini adalah kartun yang sangat disayangkan,” kata wartawan Italia, Luigi Garlando.
Sumber Gazetta yang berbasis di Milan mengatakan, »Itu bukan produk dari kartunis terbaik kami. Di masa kini, kita perlu medernisasi lagi, berhati hati, dan memiliki selera yang bagus. Tapi kita harus berperang melawan rasisime.”
THE SUN | ANTONIUS WISHNU


