TRIBUNNEWS.COM – Striker muda AC Milan, M'baye Niang, melakoni hari bersejarah dalam kariernya. Striker 18 tahun ini mendapat kepercayaan penuh dari dari pelatih Massimiliano Allegri untuk tampil sebagai starter, dan bermain full 90 menit saat AC Milan bermain imbang 0-0 kontra Sampdoria dalam lanjutan Serie A di di Stadion Luigi Ferraris, Genoa (14/1/2013).
Penampilan pemain kelahiran Mulan, Prancis 19 Desember 1994 ini cukup memikat. Ia terlihat berlaga dengan penuh kepercayaan diri. Pandai mencari posisi, dan sukses melepaskan dua kali tendangan yang mengancam gawang lawan.
Sayangnya mungkin karena frustrasi gagal mengoyak jala lawan, ia pun melakukan pelanggaran keras hingga berujung pada kartu kuning di menit 73. Bagaimana pun faktor pengendalian emosi dari striker muda ini masih harus lebih diperbaiki lagi.
Allegri pun memberikan dorongan bomber muda tersebut. "M'baye memiliki permainan yang baik. Tidak muda bagi pemain muda seperti dia. Bahkan Mattia De Sciglio dan Boan Krkic pun harus berusaha keras, ini tidak mudah," katanya.
Kubu AC Milan memang menaruh harapan besar pada Niang. Ia dianggap sebagai aset potensial masa depan. Penyerang asal Prancis yang baru dibeli musim panas lalu dari Caen tersebut kini terikat di San Siro sampai 2017.
Niang masuk buku sejarah Il Diavoli sebagai pemain termuda kedua yang mencetak gol untuk klub dengan membobol gawang Reggina dalam kemenangan 3-0 di Coppa Italia. Saat itu usianya 17 tahun 350 hari.
Dengan semangat yang bergelora, Niang pun menyatakan tekadnya membawa AC Milan finis tiga besar di Serie A musim ini. I Rossoneri mengalami start kurang ideal dan saat ini terdampar di peringkat tujuh klasemen sementara, 14 angka di bawah kampiun bertahan Juventus.
"Kenapa tidak? Kalau Anda bisa menilai dengan jujur, selama ini kita selalu menampilkan permainan yang terbaik. Sayangnya, kita berkali-kali gagal menyelesaikan peluang menjadi gol. Ini hanya masalah waktu saja, dan saya yakin di akhir musim nanti kita bisa finis di tiga besar," kata Niang.(Tribunnews/den)


