TRIBUNNEWS.COM – Sepakbola Italia sangat ditakui dengan kekuatan dua tim sekota yang bermarkas di Kota Milan; AC Milan dan Inter Milan. Keduanya adalah raksasa yang tidak hanya dinilai besar dalam skala domestik Italia tapi juga Eropa bahkan dunia.
Berbagai prestasi tinggi telah dirasakan duo Milano, bahkan keduanya sering kali bergantian mendominasi kompetisi Serie A dan Eropa. Tapi kebesaran dua raksasa Milan itu tampaknya mulai mengecil seiring dengan buruknya performa mereka musim ini.
Opini itulah yang dilontarkan sang pemilik Inter Massimo Moratti yang menyatakan bahwa duo Milano bukan lagi tim super yang patut dibanggakan. Apalagi ditakuti oleh lawan-lawan. Moratti lalu menganalisis penyebabnya.
"AC Milan telah kehilangan sejumlah pemain penting dengan menjualnya ke klub lain sementara kami (Inter Milan) melakoni musim baru dengan memperkenalkan pemain-pemain anyar dan muda," kata Moratti dilansir football-italia.net.
Supremo I Nerazzurri itu lalu menjelaskan bahwa sangat sulit buat duo Milano untuk bersaing melawan klub-klub lain dengan mengandalkan skuad yang pas-pasan tersebut.
"Baik AC Milan maupun kami tidak memiliki skuad yang bisa dikatakan super. Namun demikian kami masih memiliki harapan untuk kembali meraih trofi meski kami akan mengeluarkan biaya lagi," ungkapnya.
Seperti halnya AC Milan, Inter juga tampil buruk di awal musim ini. Pada laga terakhir, I Nerazzurri kalah 0-2 dari Siena di San Siro. Uniknya, dua musuh sekota ini sama-sama tak pernah menang di San Siro musim ini, baik di Serie A maupun ajang Eropa.
Saat ini Inter masih berada di urutan tujuh klasemen sementara dengan rekor dua kali menang dan dua kali kalah. Pada laga selanjutnya Inter membutuhkan kemenangan untuk mendongkrak kepercayaan diri saat bertandang ke markas Chievo, Kamis (27/9/2012) dinihari.
"Kini kami butuh kemenangan di Verona melawan Chievo, sebab sangat tidak menyenangkan hidup dalam kekalahan," kata Moratti, yang menyebut posisi Pelatih Andrea Stramaccioni masih aman.(Tribunnews.com/cen)


