Ketika Warna Merah Dicap Sebagai Pengkhianat

Kaus Inter warna merah. (Yahoo! Sports)


Warna merah diidentikkan dengan keberanian. Namun bagi sebagian fans klub Inter Milan, warna merah sama dengan pengkhianat.

Nike dan Inter Milan meluncurkan kaus untuk musim 2012/2013. Kaus pertama (home jersey) berwarna biru dan hitam dengan nuansa garis vertikal dengan celana hitam. Sesuai dengan warna kebesaran klub yang dilatih oleh Andrea Stramaccioni tersebut.

Namun untuk kaus kedua (away jersey) memang di luar tradisi klub yang berdiri pada 1908 silam itu, Inter Milan memilih warna merah dengan sedikit konfigurasi biru dan hitam di lengan.

Biasanya Nerazzuri memilih putih atau kuning sebagai warna kaus keduanya, namun entah kenapa Presiden Klub Massimo Moratti cenderung ke warna merah.

Keputusan itu pun diprotes oleh para fans Inter, terutama kelompok suporter garis keras yang biasa menonton di Curva Nord Stadion Giuseppe Meazza.

Menurut mereka warna merah identik dengan musuh sekota Inter, AC Milan.

"Ini penghinaan terhadap sejarah dan tradisi klub kami. Bagi kami warna merah bisa diterima jika dikombinasikan dengan warna putih dan hijau, yang melambangkan bendera kebangsaan Italia," bunyi pernyataan fans garis Inter Milan dalam surat yang ditujukan ke Massimo Moratti.

Mereka pun meminta fans Inter yang lain tidak membeli kaus merah tersebut apalagi sampai memakainya di Giuseppe Meazza atau stadion mana pun setiap Inter bermain.

"Kami juga menuntut para pemain tidak menggunakannya," lanjutnya.


BACA JUGA BLOG LAINNYA:

Kontrak Rp 7,3 Miliar Melayang Gara-gara Dua Kaleng Pepsi Cola

Beckham Jadi Pemicu Keributan

Bagaimana Del Bosque Menyempurnakan Spanyol

Xavi Sosok Pengumpan yang Rendah Hati

Cristiano Ronaldo Berhati Mulia

Atlet Terkaya di Dunia

Blog Olahraga

Yahoo! Indonesia di Facebook

Aktivitas Teman