• Mampukah David Moyes?

    Getty Images/Paul Thomas

    Oleh: Yoga Cholandha


    Selama 26,5 tahun masa kepemimpinan Ferguson, satu kelebihan Manchester United dibandingkan klub-klub lain adalah adanya kepastian. Kepastian bahwa dari musim ke musim skuat MU tetap stabil dan berkesinambungan. Kepastian bahwa setiap musim, MU selalu memiliki peluang bersaing merebut semua gelar yang tersedia.

    Dan karena itu, David Moyes rasanya pilihan paling realistis sebagai pengganti Sir Alex Ferguson.

    Riwayat karir David Moyes memang tidak mentereng (tidak seperti Jose Mourinho yang bergelimang gelar). Selama 11 tahun di Everton, tidak ada satu gelar pun yang mampu dipersembahkan Moyes untuk The Toffees. Jika ada gelar di CV Moyes, itu diraih ketika ia menangani Preston North End di musim 1997/98. Namun, itupun hanya gelar League Two untuk membawa Preston North End promosi ke League One. Selebihnya, paling-paling hanya catatan mampu membawa Everton ke Final Piala FA 2009.

    Tetapi apa artinya lolos ke final jika tidak mampu juara? Sejarah kan hanya mencatat siapa

    Selengkapnya »dari Mampukah David Moyes?
  • Hendra Setiawan (kiri) dan Ryan Agung Saputro. (Tempo/Seto Wardhana)

    Ganda putra Indonesia bakal jadi salah satu andalan pendulang poin di Piala Sudirman 2013 di Kuala Lumpur, Malaysia. Persaingan dengan India di sektor ganda putra boleh jadi tak bakal terlalu sengit. Namun, segala kemungkinan bisa saja terjadi.

    Kondisi Mohammad Ahsan yang dibayangi cedera memungkinkan terjadinya perubahan formasi. Ahsan bisa saja diminta menyimpan tenaga dan tidak bermain bersama rekannya Hendra Setiawan. Peluang itu juga sudah diuji dalam simulasi yang digelar Rabu, 8 Mei 2013 lalu di Pelatnas Cipayung. Hendra dipasangkan dengan Rian Agung Saputro sementara rekan Rian, Angga Pratama dipasangkan dengan Fran Kurniawan.

    Pendulangan poin mau tidak mau harus diusahakan lebih giat saat Indonesia bertemu India di Bukit Jalil pada 20 Mei mendatang. Skenario yang terbaik memang dengan menurunkan Angga/Rian atau Hendra/Ahsan sebagai lawan pasangan India mengingat skuat ganda India tidaklah sekomplet Indonesia.

    Beberapa pemain India kemungkinan besar bakal bekerja ekstra lantaran

    Selengkapnya »dari Ganda Putra Piala Sudirman 2013: Ganda Putra Harus Curi Poin dari India
  • Tommy Sugiarto. (Tempo/Seto Wardhana)

    Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka bakal mengemban tugas istimewa di Piala Sudirman 2013 nanti. Mereka berdua yang bakal jadi andalan sektor tunggal putra sejak kualifikasi grup A mulai berjalan di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.
     
    Di kejuaraan beregu paling bergengsi pada 19–26 Mei mendatang, Tommy dan Hayom mau tak mau menjadi yang utama. Keduanya terpilih menggantikan tugas Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso yang masih dibekap cedera. Artinya, Tommy dan Hayom bukan lagi pemain level kedua. Sudah saatnya bagi mereka untuk memperlihatkan kemampuan mereka.
     
    Beban semacam itu telah begitu akrab bagi para senior mereka, Sony dan Simon, setidaknya dalam tiga atau dua tahun terakhir ketika Taufik Hidayat tak bisa selalu diandalkan. Kini, sang junior mengambil alih tugas itu. Tommy sudah menunjukkan sedikit bukti saat tampil di Axiata Cup 2013. Dia mencuri poin penting di penghujung babak penyisihan grup setelah melibas semifinalis All-England asal Thailand, Tanongsak

    Selengkapnya »dari Tunggal Putra Piala Sudirman 2013: Tugas Istimewa Tommy dan Hayom
  • Gebby Ristiani (kiri) dan Tiara Rosalia Nuraidah. (Tempo/Seto Wardhana)

    Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari langsung dipasangkan kembali setelah dipisah selama empat tahun. Mereka diandalkan untuk mendulang poin di Piala Sudirman 2013. Keduanya masih dianggap bisa lebih tangguh dibanding ganda putri lainnya, Gebby Ristiani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah.
     
    Dari segi pengalaman, Greys/Nitya mungkin lebih baik dibanding Gebby/Tiara. Pasangan ini sudah pernah mencicipi babak semifinal Denmark Terbuka 2008 dan Singapura Super Series 2009. Selain itu, Greysia juga lebih matang — dia pernah mencicipi jajaran lima ganda terbaik dunia bersama Meiliana Jauhari.  
     
    Bekal inilah yang tampaknya membuat pasangan Gebby Ristiani Imawan/Tiara Rosalia Nuraidah masih menjadi pilihan kedua. Padahal, Indonesia sebenarnya memiliki ganda putri lain yang tak kalah apik, Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta. Namun, mereka tak bisa dibawa serta lantaran bukan bagian dari Pelatnas Cipayung.
     
    Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Rexy Mainaky memang memutuskan tak ingin

    Selengkapnya »dari Ganda Putri Piala Sudirman 2013: Greysia/Nitya Andalan Ganda Putri
  • Bellaetrix Manuputty (Tempo/Seto Wardhana)

    Lindaweni Fanetri, Aprilia Yuswandari, dan Bellaetrix Manuputty memiliki beban cukup berat. Ketiganya mau tak mau harus bersaing dengan pemain level atas di Piala Sudirman 2013 yang bakal mulai bergulir pada 19 Mei 2013. Keperkasaan tunggal putri India, Saina Nehwal, serta putri-putri Cina bakal membayangi perjuangan mereka di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia nanti. 

    Ketangguhan lawan di Grup A seperti ini memang seakan membuat Linda cs sulit membantu berkontribusi untuk tim. Namun, beban semacam ini yang harus bisa dilawan. Walau memang sulit meruntuhkan Li Xuerui (Cina) dan Saina Nehwal (India) yang kini secara berurutan berada di puncak peringkat dunia.

    Kedua pemain papan atas ini juga ditemani penopang yang tidak kalah gahar. Saina didampingi PV Sindhu yang kini menghuni peringkat 13 dunia atau dua peringkat di atas Linda. Jika mau dibandingkan, catatan pertemuan Sindhu dengan Lindaweni pun lebih positif ke arah Sindhu. Dua kali sudah pemain kelahiran tahun 1995 itu

    Selengkapnya »dari Tunggal Putri Piala Sudirman 2013: Beban Linda, Bella dan Aprilia
  • Ditulis oleh: Sirajudin Hasbi

    Selain dikenal sebagai pelatih hebat dengan segudang prestasi, Sir Alex Ferguson juga terkenal kerap berselisih dengan para pemain. Biasanya, pemain yang bertengkar ujung-ujungnya akan dijual. Berikut ini adalah daftar yang kami susun mengenai pemain yang pernah terlibat perselisihan dengan Sir Alex:

    1. David Beckham
    Ini bisa dibilang pertengkaran terbesar yang pernah terjadi antara Sir Alex terhadap pemainnya. Hubungan Beckham dengan sang bos mulai tidak baik saat dirinya mengalami cedera di tahun 2002. Ketika pulih, Becks berpikir Sir Alex akan kembali memainkan Ole Gunnar (yang menggantikan Beckham saat cedera). Ternyata tidak.

    Sir Alex juga tidak menyukai gaya hidup selebritas Beckham, terlebih setelah menikah dengan Victoria. Kedatangan Ruud Van Nistelrooy ke MU juga mulai menggeser lampu sorot buat Beckham. Hingga kemudian puncaknya adalah setelah kalah 1-0 dari Arsenal di Piala FA 2003. Kondisi di ruang ganti yang memanas membuat Sir Alex menendang

    Selengkapnya »dari Perselisihan Sir Alex Dengan 13 Pemain Bintangnya

  • Ronaldo, Tevez dan Rooney saat berlatih bersama pada 15 Mei 2008 jelang Final Liga Champions 2008 melawan Chelsea. (Getty Images/John Peters)

    Ditulis oleh: Arsyad Muhammad Fajri

    Adaptasi adalah kunci makhluk hidup dalam bertahan hidup. Begitu kira-kira yang saya tangkap dari guru Biologi semasa SMP. Tanpa adaptasi, makhluk hidup tak mungkin bertahan menghadapi kondisi lingkungan.

    Hal yang sama juga berlaku dalam sepak bola. Taktik dan model bisnis sepak bola senantiasa berkembang dan mereka yang bertahan adalah mereka yang mampu beradaptasi terhadap perubahan. Banyak pelaku sepak bola yang mengalami kemerosotan prematur akibat tak mampu beradaptasi. Tetapi ada contoh sukses yang berhasil bertahan: Sir Alex Ferguson. 

    Selama 26 tahun menukangi Manchester United, pria Skotlandia ini konsisten membawa Setan Merah bertengger di papan atas Liga Inggris. Di pentas Liga Champions pun MU selalu menjadi favorit juara. Tanpa kemampuan dan kemauan mengadaptasi taktik, Sir Alex tak mungkin menorehkan catatan mengesankan ini. 

    Selama masa kepelatihannya di MU, Sir Alex identik dengan sejumlah varian 4-4-2 dan 4-2-3-1 (dalam pola dua

    Selengkapnya »dari Ferguson dan Perkembangan Taktik Manchester United
  • Laurent Blanc dan Sir Alex saat United juara Liga Inggris musim 2002/2003. (Getty Images/John Peters)


    Ditulis oleh: Aditya Nugroho


    Dalam waktu 26 tahun di Manchester United, Sir Alex Ferguson telah melatih 3-4 generasi pemain. Beberapa pemain yang pernah dilatihnya ini ternyata mewarisi bakat Fergie dalam melatih. Mereka memanfaatkan betul pengalaman berharga dilatih oleh salah satu pelatih tersukses di dunia. Siapa saja?

    Gordon Strachan
    Strachan kini menjabat sebagai pelatih tim nasional Skotlandia. Kala masih bermain, ia pernah memperkuat United pada 1984-1989. Ia menjadi pemain angkatan pertama kiprah Fergie di United. Kisah Strachan dengan Fergie bagaimanapun lebih dikenal sebagai rivalitas. Kiprah Strachan di United tidak mengesankan Fergie, sehingga Strachan lebih sering ditempatkan di bangku cadangan.

    Permusuhan ini tertuang dalam otobiografi Fergie tahun 1999. Fergie menggambarkan Strachan sebagai seseorang yang tidak dapat dipercaya, dan kemudian dibalas Strachan dengan reaksi bahwa ia terkejut sekaligus kecewa dengan penuturan sang mantan bos.

    Strachan kemudian menjadi pelatih

    Selengkapnya »dari Asuhan Ferguson yang Meneruskan Jejaknya
  • Tim Piala Sudirman Indonesia. (ANTARA/Widodo S. Jusuf)

    Tak aneh jika harapan paling besar ada di pundak Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Muhammad Rijal/Debby Susanto saat mereka tampil di Piala Sudirman 2013. Merekalah yang paling diandalkan. Kontribusi satu poin dari mereka tetap penting dalam penampilan di kejuaraan beregu yang akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, mulai 19 Mei 2013 ini.
     
    Tontowi/Liliyana patut diandalkan setelah sederet gelar juara yang sudah diraih sepanjang kuartal pertama tahun 2013 ini. Salah satu yang paling mencengangkan adalah gelar juara beruntun di ajang All England (2012-2013) serta tiga gelar beruntun India Terbuka Super Series (2011-2013). Akan menjadi pertanyaan besar jika kemudian mereka sulit menyumbang poin saat berhadapan dengan India di laga perdana Grup A.

    Satu poin dari Tontowi/Liliyana ataupun Rijal/Debby bisa saja menjadi penyuntik semangat rekan-rekan mereka di perjuangan menghadapi India. Ada kemungkinan partai ganda campuran menjadi partai pembuka. Pasalnya, India dipasok oleh

    Selengkapnya »dari Poin dari Ganda Campuran Adalah Harga Mati
  • Tony Strudwick (pelatih kebugaran), Mike Phelan (asisten manajer), Sir Alex Ferguson dan Rene Meulensteen (pelatih tim utama). (Getty Images/John Peters)

    Ditulis oleh: Aditya Nugroho


    Sepanjang karirnya di Manchester United, Sir Alexander Chapman Ferguson telah bekerja bersama tujuh orang asisten. Merekalah yang memberi rekomendasi sekaligus menjadi teman berdiskusi Fergie terkait taktik ataupun susunan pemain yang akan diturunkan dalam pertandingan.  

    Sebagai tim dengan prestasi yang stabil dan telah menancapkan citra mereka ke seluruh penjuru dunia, para asisten ini juga memiliki peran yang tidak sedikit dalam perjalanan karir Fergie. Berikut kisah-kisah mereka:

    Archie Knox (1986-1991)
    Knox adalah asisten pertama Fergie di United. Mereka sudah bekerja sama sejak Fergie menukangi Aberdeen. Kisah Knox selama 5 tahun di United belumlah diwarnai dengan kesuksesan karena Fergie butuh tujuh tahun sebelum meraih titel juara liga pertamanya. Meski demikian, Knox ikut membantu Fergie meraih trofi pertamanya bersama United di ajang Piala FA musim 1989/1990.

    Brian Kidd (1991-1998)
    Kidd adalah mantan pemain United tahun ’60-an, memainkan 203 laga

    Selengkapnya »dari Tangan Kanan Sir Alex Ferguson

Penomoran Halaman

(50 Artikel)

Blog Olahraga

Yahoo! Indonesia di Facebook

Aktivitas Teman