• Bellaetrix Manuputty (Tempo/Seto Wardhana)

    Lindaweni Fanetri, Aprilia Yuswandari, dan Bellaetrix Manuputty memiliki beban cukup berat. Ketiganya mau tak mau harus bersaing dengan pemain level atas di Piala Sudirman 2013 yang bakal mulai bergulir pada 19 Mei 2013. Keperkasaan tunggal putri India, Saina Nehwal, serta putri-putri Cina bakal membayangi perjuangan mereka di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia nanti. 

    Ketangguhan lawan di Grup A seperti ini memang seakan membuat Linda cs sulit membantu berkontribusi untuk tim. Namun, beban semacam ini yang harus bisa dilawan. Walau memang sulit meruntuhkan Li Xuerui (Cina) dan Saina Nehwal (India) yang kini secara berurutan berada di puncak peringkat dunia.

    Kedua pemain papan atas ini juga ditemani penopang yang tidak kalah gahar. Saina didampingi PV Sindhu yang kini menghuni peringkat 13 dunia atau dua peringkat di atas Linda. Jika mau dibandingkan, catatan pertemuan Sindhu dengan Lindaweni pun lebih positif ke arah Sindhu. Dua kali sudah pemain kelahiran tahun 1995 itu

    Selengkapnya »dari Tunggal Putri Piala Sudirman 2013: Beban Linda, Bella dan Aprilia
  • Ditulis oleh: Sirajudin Hasbi

    Selain dikenal sebagai pelatih hebat dengan segudang prestasi, Sir Alex Ferguson juga terkenal kerap berselisih dengan para pemain. Biasanya, pemain yang bertengkar ujung-ujungnya akan dijual. Berikut ini adalah daftar yang kami susun mengenai pemain yang pernah terlibat perselisihan dengan Sir Alex:

    1. David Beckham
    Ini bisa dibilang pertengkaran terbesar yang pernah terjadi antara Sir Alex terhadap pemainnya. Hubungan Beckham dengan sang bos mulai tidak baik saat dirinya mengalami cedera di tahun 2002. Ketika pulih, Becks berpikir Sir Alex akan kembali memainkan Ole Gunnar (yang menggantikan Beckham saat cedera). Ternyata tidak.

    Sir Alex juga tidak menyukai gaya hidup selebritas Beckham, terlebih setelah menikah dengan Victoria. Kedatangan Ruud Van Nistelrooy ke MU juga mulai menggeser lampu sorot buat Beckham. Hingga kemudian puncaknya adalah setelah kalah 1-0 dari Arsenal di Piala FA 2003. Kondisi di ruang ganti yang memanas membuat Sir Alex menendang

    Selengkapnya »dari Perselisihan Sir Alex Dengan 13 Pemain Bintangnya

  • Ronaldo, Tevez dan Rooney saat berlatih bersama pada 15 Mei 2008 jelang Final Liga Champions 2008 melawan Chelsea. (Getty Images/John Peters)

    Ditulis oleh: Arsyad Muhammad Fajri

    Adaptasi adalah kunci makhluk hidup dalam bertahan hidup. Begitu kira-kira yang saya tangkap dari guru Biologi semasa SMP. Tanpa adaptasi, makhluk hidup tak mungkin bertahan menghadapi kondisi lingkungan.

    Hal yang sama juga berlaku dalam sepak bola. Taktik dan model bisnis sepak bola senantiasa berkembang dan mereka yang bertahan adalah mereka yang mampu beradaptasi terhadap perubahan. Banyak pelaku sepak bola yang mengalami kemerosotan prematur akibat tak mampu beradaptasi. Tetapi ada contoh sukses yang berhasil bertahan: Sir Alex Ferguson. 

    Selama 26 tahun menukangi Manchester United, pria Skotlandia ini konsisten membawa Setan Merah bertengger di papan atas Liga Inggris. Di pentas Liga Champions pun MU selalu menjadi favorit juara. Tanpa kemampuan dan kemauan mengadaptasi taktik, Sir Alex tak mungkin menorehkan catatan mengesankan ini. 

    Selama masa kepelatihannya di MU, Sir Alex identik dengan sejumlah varian 4-4-2 dan 4-2-3-1 (dalam pola dua

    Selengkapnya »dari Ferguson dan Perkembangan Taktik Manchester United
  • Laurent Blanc dan Sir Alex saat United juara Liga Inggris musim 2002/2003. (Getty Images/John Peters)


    Ditulis oleh: Aditya Nugroho


    Dalam waktu 26 tahun di Manchester United, Sir Alex Ferguson telah melatih 3-4 generasi pemain. Beberapa pemain yang pernah dilatihnya ini ternyata mewarisi bakat Fergie dalam melatih. Mereka memanfaatkan betul pengalaman berharga dilatih oleh salah satu pelatih tersukses di dunia. Siapa saja?

    Gordon Strachan
    Strachan kini menjabat sebagai pelatih tim nasional Skotlandia. Kala masih bermain, ia pernah memperkuat United pada 1984-1989. Ia menjadi pemain angkatan pertama kiprah Fergie di United. Kisah Strachan dengan Fergie bagaimanapun lebih dikenal sebagai rivalitas. Kiprah Strachan di United tidak mengesankan Fergie, sehingga Strachan lebih sering ditempatkan di bangku cadangan.

    Permusuhan ini tertuang dalam otobiografi Fergie tahun 1999. Fergie menggambarkan Strachan sebagai seseorang yang tidak dapat dipercaya, dan kemudian dibalas Strachan dengan reaksi bahwa ia terkejut sekaligus kecewa dengan penuturan sang mantan bos.

    Strachan kemudian menjadi pelatih

    Selengkapnya »dari Asuhan Ferguson yang Meneruskan Jejaknya
  • Tim Piala Sudirman Indonesia. (ANTARA/Widodo S. Jusuf)

    Tak aneh jika harapan paling besar ada di pundak Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta Muhammad Rijal/Debby Susanto saat mereka tampil di Piala Sudirman 2013. Merekalah yang paling diandalkan. Kontribusi satu poin dari mereka tetap penting dalam penampilan di kejuaraan beregu yang akan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, mulai 19 Mei 2013 ini.
     
    Tontowi/Liliyana patut diandalkan setelah sederet gelar juara yang sudah diraih sepanjang kuartal pertama tahun 2013 ini. Salah satu yang paling mencengangkan adalah gelar juara beruntun di ajang All England (2012-2013) serta tiga gelar beruntun India Terbuka Super Series (2011-2013). Akan menjadi pertanyaan besar jika kemudian mereka sulit menyumbang poin saat berhadapan dengan India di laga perdana Grup A.

    Satu poin dari Tontowi/Liliyana ataupun Rijal/Debby bisa saja menjadi penyuntik semangat rekan-rekan mereka di perjuangan menghadapi India. Ada kemungkinan partai ganda campuran menjadi partai pembuka. Pasalnya, India dipasok oleh

    Selengkapnya »dari Poin dari Ganda Campuran Adalah Harga Mati
  • Tony Strudwick (pelatih kebugaran), Mike Phelan (asisten manajer), Sir Alex Ferguson dan Rene Meulensteen (pelatih tim utama). (Getty Images/John Peters)

    Ditulis oleh: Aditya Nugroho


    Sepanjang karirnya di Manchester United, Sir Alexander Chapman Ferguson telah bekerja bersama tujuh orang asisten. Merekalah yang memberi rekomendasi sekaligus menjadi teman berdiskusi Fergie terkait taktik ataupun susunan pemain yang akan diturunkan dalam pertandingan.  

    Sebagai tim dengan prestasi yang stabil dan telah menancapkan citra mereka ke seluruh penjuru dunia, para asisten ini juga memiliki peran yang tidak sedikit dalam perjalanan karir Fergie. Berikut kisah-kisah mereka:

    Archie Knox (1986-1991)
    Knox adalah asisten pertama Fergie di United. Mereka sudah bekerja sama sejak Fergie menukangi Aberdeen. Kisah Knox selama 5 tahun di United belumlah diwarnai dengan kesuksesan karena Fergie butuh tujuh tahun sebelum meraih titel juara liga pertamanya. Meski demikian, Knox ikut membantu Fergie meraih trofi pertamanya bersama United di ajang Piala FA musim 1989/1990.

    Brian Kidd (1991-1998)
    Kidd adalah mantan pemain United tahun ’60-an, memainkan 203 laga

    Selengkapnya »dari Tangan Kanan Sir Alex Ferguson
  • Kok bulutangkis (Getty Images/Michael Regan)


    Pada kejuaraan beregu seperti Piala Sudirman, tekanan mental pemain bisa lebih mendera ketimbang kejuaraan perseorangan. Sebab, mereka seakan-akan punya tanggung jawab lebih besar karena bermain untuk tim, bukan mencari kemenangan sendiri. Tak heran bila urusan apakah kok masuk atau tidak amatlah penting.

    Namun, lewat teknologi mata elang (instant-review technology), tekanan mental itu bisa sedikit dikurangi. Bila tidak percaya dengan keputusan hakim haris, pemain bisa meminta melihat tayangan ulang jatuhnya kok (seperti yang biasa terjadi di tenis).

    Pada Piala Sudirman 19 Mei 2013 di Kuala Lumpur, Malaysia, teknologi ini akan diujicoba oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Setelah itu teknologi mata elang akan benar-benar dipakai di Indonesia Terbuka Superseries Premier bulan Juni mendatang.

    Kehadiran teknologi mata elang memang tidak serta-merta membuat keadaan langsung jauh lebih baik. Namun, inilah salah satu cara yang bisa digunakan sebagai pemacu kepercayaan diri pemain.

    Selengkapnya »dari Ujian Teknologi Mata Elang di Piala Sudirman 2013
  • Getty Images/Alex Livesey


    Ditulis oleh: Sirajudin Hasbi


    Tanpa banyak isyarat, Alex Ferguson mengundurkan diri sebagai manajer Manchester United. Walaupun sudah waktunya — dan memang Sir Alex tak bisa selamanya jadi manajer United — tetap saja berita ini membuat sedih penggemar sedunia.

    Waktu 26 tahun tidaklah sebentar untuk ukuran pelatih yang menangani klub elit. Di era sepak bola modern yang serba instan, belanja pemain besar-besaran dan gonta-ganti pelatih adalah lumrah. Sementara itu, konsistensi dan kesetiaan selama 26 tahun semakin sulit kita temui.

    Bukan pemain hebat tetapi pelatih paling fenomenal
    Alex Ferguson sempat menjadi pemain sepak bola. Tetapi karirnya biasa saja. Namun, ketika memutuskan menjadi pelatih, dunia seakan berubah baginya dan ada jalan lapang yang menjadikannya sebagai salah satu pelatih paling fenomenal yang pernah ada.

    Sir Alex mengawali karir kepelatihannya di St. Mirren pada 1974-1978, dan berhasil membawa klub ini juara Divisi 1 Liga Skotlandia pada musim 1977. Keberhasilannya ini

    Selengkapnya »dari Sir Alex Ferguson: Perjalanan Karir Sang Guru
  • Pertemuan Roma vs Milan di Desember 2012. (Getty Images/Paolo Bruno)


    Ditulis oleh: Aditya Nugroho


    Kompetisi Serie A musim 2012/2013 tinggal tersisa dua laga lagi. Juventus telah memastikan gelar scudetto pada giornata atau pekan ke-35 kala bersua Palermo. Di tempat kedua, Napoli juga telah memantapkan posisi mereka pekan lalu. Keunggulan tujuh angka atas Milan di posisi ketiga dalam sisa dua pertandingan membuat posisi mereka tidak mampu dikejar lagi oleh Rossoneri. 

    Lalu, hal seru apakah yang tersisa dari Serie A?

    Tentu saja ada dua hal yang masih ditunggu-tunggu para tifosi, yaitu satu tiket ke kualifikasi Liga Champions dan kepastian tim mana saja yang akan lolos ke kompetisi Eropa. Selain itu, pertarungan untuk menyelamatkan diri dari jerat degradasi, atau dikenal sebagai salvezza juga menarik untuk ditunggu.

    Pertandingan seru pekan ke-37 antara AC Milan melawan AS Roma yang akan berlangsung Senin (13/5) dini hari WIB nanti di Stadion San Siro menghadirkan kedua tim yang sama-sama berniat mengamankan posisi. Bagi Roma, kemenangan akan mengamankan

    Selengkapnya »dari Prediksi AC Milan vs AS Roma: Duel Dua Penyerang Tajam
  • Pembukaan SEA Games 2011 di Stadion Jakabaring, Palembang. (Tempo/Aditia Noviansyah)

    Di Indonesia, apa yang terjadi selepas perhelatan besar semacam Pekan Olahraga Nasional atau SEA Games? Yup, biasanya stadion olahraga serta sarana penginapan kerap menjadi bahan liputan media. Bukan karena sisa-sisa kemegahan, melainkan karena terbengkalai. 

    Kompleks Olahraga Jakabaring di Sumatera Selatan mencoba melepaskan diri dari nasib seperti itu. Sarana olahraga yang dibangun (dan pertama kali digunakan) untuk SEA Games 2011 itu ingin terus berguna dan menjadi tempat berlangsungnya rangkaian kegiatan olahraga — apa pun levelnya.

    Pemerintah daerah beserta komite olahraga telah bekerjasama menciptakan peluang di kompleks olahraga seluas 325 hektare dan senilai Rp2,2 triliun itu. Hasilnya? Beberapa kejuaraan lokal dan internasional telah jadi agenda rutin di Jakabaring.

    Piala Dunia Waterski dan Wakeboard, misalnya, akan diselenggarakan pada awal Mei 2013 ini. Kejuaraan ini sudah memasuki penyelenggaraan kedua setelah sempat berlangsung di tempat yang sama pada November 2012.

    Selengkapnya »dari Kompleks Jakabaring Tak (Boleh) Mati

Penomoran Halaman

(50 Artikel)

Blog Olahraga

  • Adu Kreativitas Arjen Robben vs Marco Reus

    Penampilan Reus di babak semi final menghadapi Real Madrid bisa dibilang sangat bagus. Di laga pertama, ia membuat dua assist pada Lewandowski, yang total mencetak empat gol dalam laga pertama yang Lainnya »

    Arena - 21 jam yang lalu
  • Piala Sudirman 2013: Berjodoh dengan Cina

    Inilah pertama kalinya kedua negara langsung saling ‘bunuh’ di babak perempat final. Di gelaran sebelumnya, Cina dan Indonesia merupakan pelanggan babak semifinal. Kedua negara ini tak pernah Lainnya »

    Arena - 23 jam yang lalu
  • Siapa Terbaik di Lini Tengah?

    Lini tengah memiliki peranan vital dalam permainan tim. Karenanya, duel Schwiensteiger dan Ilkay Gundogan akan menentukan pemenang trofi “The Big Ear”. Lainnya »

    Arena - Rab, 22 Mei 2013 13:13 WIB

Yahoo! Indonesia di Facebook

Aktivitas Teman